Selamat datang di website Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun       Bersama Anda Melindungi Negeri       Tidak Menerima Gratifikasi Baik Berupa Uang, Parcel Dan Bentuk Lainnya   

Tak Mau Kalah dengan Pemudik, Si Imut Pomeranian Ikut Balik Kampung

Media Pembawa HPHK yang akan dilakukan penolakan ke daerah asal

Karimun (09/06). "Kalau tahu begini, saya tidak bawa anjingnya kesini. Kasihan, anjing ini harus bolak balik naik kapal," ungkap pemilik dengan sedih.

Di tengah keramaian arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri, si Pomeranian ini juga harus berdesak-desakan dengan penumpang lain. Terlebih lagi, kepulangannya menuju Pekanbaru bukan untuk menikmati lebaran, tetapi ditolak masuk ke Karimun.

Petugas melakukan pengawasan tindakan penolakan

Awalnya anjing ini dibeli dari Bandung (Jawa Barat) untuk dikirim ke Pekanbaru melalui jasa ekspedisi. Jawa Barat sendiri merupakan daerah yang masih berstatus belum bebas rabies. Kemudian pemilik membawa anjing ini ke Karimun dengan menggunakan kapal laut tanpa membawa sertifikat kesehatan dari Pekanbaru.

HPR dinaikan ke alat angkut

Perlu diketahui, Kepulauan Riau merupakan provinsi yang dinyatakan bebas rabies sesuai Permentan No. 240 tahun 2015 tentang Pernyataan Provinsi Kepulauan Riau Sebagai Daerah Bebas Rabies. Sebagai dampaknya, Anjing Pomeranian ini harus dilakukan penolakan demi melindungi Kepulauan Riau agar tetap berstatus sebagai provinsi bebas rabies.

Mari bersama lindungi Kepulauan Riau agar tetap bebas dari penyakit rabies.

VIDEO KARANTINA

AGENDA KEGIATAN