Selamat datang di website Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun       Bersama Anda Melindungi Negeri       Tidak Menerima Gratifikasi Baik Berupa Uang, Parcel Dan Bentuk Lainnya   

Karantina Karimun Jalin Silaturahmi dengan Paguyuban Warga Jawa Among Mitro

Bupati Karimun memberikan sambutan

Karimun (12/07). Masih dalam suasana bulan syawal, Karantina Karimun menghadiri Halal Bihalal Paguyuban Warga Jawa Among Mitro Kabupaten Karimun tadi malam. Priyadi selaku Kepala Karantina Karimun beserta jajarannya yang memiliki 'darah jawa' ikut bergabung dalam acara ini.

Halal bihalal ini mengambil tema dalam bahasa jawa "Mangan Ora Mangan Sing Penting Ngumpul" yang artinya makan atau tidak makan yang penting berkumpul. Ini merupakan sebuah filosofi orang jawa yang mencerminkan suatu kebersamaan dalam suka dan duka sehingga tercipta suatu kerukunan.

Kepala SKP Kelas II Tanjung Balai Karimun berbincang-bincang dengan anggota Among Mitro

Bertempat di Pendopo Among Mitro, halal bihalal ini juga dihadiri oleh Bupati Karimun yaitu H. Aunur Rofiq, S.Sos, M.Si. Komandan Kodim 0317/Tanjung Balai Karimun, Letkol Arm. Rizal Analdie juga turut hadir ditengah ratusan warga jawa yang tampak bersemangat mengikuti serangkaian acara ini.

Komunitas warga jawa ini merupakan representatif kerukunan warga sebagai perantau. Di belahan dunia manapun, pasti ada warga yang merantau. Dan inilah salah satu media untuk tetap mempererat silaturahmi dan tetap menghormati suku lain dimanapun kita berpijak.

"Saya berharap komunitas ini bisa tetap akur. Bukan hanya mangan ora mangan sing penting ngumpul, tapi mangan ora mangan sing penting ngumpul dan akur. Jangan sampai ngumpulnya berjauh-jauhan sehingga tidak akur. Semoga warga jawa ini bisa tetap kompak dan bisa duduk di kursi dewan mewakili dan menyuarakan aspirasi warga jawa," kata Aunur Rofiq.

Suasana Keakraban keluarga besar Among Mitro

Di akhir acara, Ustadz Rahmatullah memberikan tausiyah tentang keutamaan menjalin silaturahmi. Saat kita menjalin silaturahmi dengan orang lain, berarti kedua belah pihak sedang sama-sama berbuat kebaikan dan rahmat Allah akan turun pada orang-orang yang senantiasa berbuat kebaikan.

Selain itu silaturahmi bisa menjadi salah satu cara agar Allah melapangkan rezeki kita, memanjangkan umur kita, dan menjauhkan kita dari kematian dengan cara yang buruk. “Barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian yang buruk, hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahmi.” (H.R. Imam Bazar, Imam Hakim).

"Begitu indahnya menjalin silaturahmi, sebagai instansi yang melindungi kelestarian alam Indonesia, tetap harus menjalin silaturahmi kepada siapapun sehingga bisa mengenalkan karantina kepada komunitas ini dan bisa borkontribusi dalam melindungi negeri," ungkap Priyadi.

VIDEO KARANTINA

AGENDA KEGIATAN