Selamat datang di website Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun       Bersama Anda Melindungi Negeri       Tidak Menerima Gratifikasi Baik Berupa Uang, Parcel Dan Bentuk Lainnya   

SKP Kelas II TB Karimun lakukan pengawasan dan pemeriksaan pemasukan Hewan Kurban di Kabupaten Karimun

Pengambilan sempel darah oleh petugas SKP Kelas II Tanjung Balai Karimun

Karimun, (14/08) - Iduladha sebentar lagi. Semarak menyambut Hari Raya Kurban ini juga terasa di Karimun. Bagi umat muslim, dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban, baik sapi maupun kambing. Hal ini bisa dijadikan renungan bagi umat muslim di dunia ketika Nabi Ibrahim AS diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS yang kemudian diganti dengan seekor kambing. Pengorbanan inilah yang bisa kita teladani, bahwa cinta kita kepada Sang Pencipta harus paling tinggi diatas segalanya.

Pemeriksaan administrasi oleh petugas DKP Kelas II TB Karimun

Sapi atau kambing yang biasa dijadikan hewan kurban tentu tidak boleh sembarangan. Umur dan kesehatannya menjadi hal utama yang harus diperhatikan. "Hingga hari ini, 221 sapi untuk hewan kurban telah diperiksa dan dinyatakan bebas brucellosis," kata drh. Laily Zuhdiana selaku Koordinator Karantina Hewan.

Pengambilan sempel darah oleh petugas SKP Kelas II Tanjung Balai Karimun

Pegambilan sampel darah sapi digunakan untuk target pengujian brucellosis dengan metode Rose Bengal Test (RBT). Sapi-sapi yang masuk rata-rata berasal dari Riau dan Bekasi. "Saat pengambilan sampel darah sapi, selalu terjadi aksi yang unik. Wajar, disini tidak ada kandang jepit. Apapun keadaannya, kami harus hadapi meski tendangan sapi pernah menghantam kami," ungkap Zainal Indra saat mengambil sampel darah sapi, Senin kemarin (13/08).

Kepala SKP Kelas II TB Karimun melakukan peninjauan bersama Kodim dan Kementerian Agama di lapangan

Di tempat yang berbeda, drh. Priyadi selaku Kepala Stasiun KArantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun bersama Kodim 0317 dan Kementerian Agama terjun langsung untuk mengawasi sapi-sapi yang baru masuk dari Riau. Perjalanan laut yang ditempuh selama kurang lebih 24 jam, sangat memungkinkan terjadinya luka trauma, dehidrasi hingga patah kaki. Oleh karena itu, ketiga intansi tersebut bersinergi untuk memantau kesehatan dan kelayakan hewan kurban sebelum dilakukan tindakan karantina.

VIDEO KARANTINA

AGENDA KEGIATAN