Selamat datang di website Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun       Bersama Anda Melindungi Negeri       Tidak Menerima Gratifikasi Baik Berupa Uang, Parcel Dan Bentuk Lainnya   

Berantas Penyelundupan, Stasiun Karantina Pertanian Kelas II TB Karimun lakukan Butuh Dukungan Pemerintah Daerah

Kepala SKP Kelas II TB Karimun saat berbincang dengan Bupati Karimun

Karimun, (15/08) - Aristoteles berpendapat bahwa manusia dikodratkan untuk hidup bermasyarakat dan berinteraksi dengan lainnya. Begitulah Karantina Karimun yang tidak bisa menjaga bumi pertiwi ini secara mandiri dari ancaman penyakit hewan dan tumbuhan.

Kemarin, drh. Priyadi, bersama Dandim dan Kepala Dinas Perdagangan Karimun bersilaturahmi ke Kantor Bupati. Sesampainya disana, ditemui langsung oleh Bupati Karimun, H. Aunur Rofiq, S.Sos, M.Si. Perlu diketahui, bahwa Kabupaten Karimun merupakan daerah yang sangat rawan penyelundupan karena banyak memiliki 'pelabuhan tikus'. 'Pelabuhan tikus' yang berada di sepanjang pesisir Karimun sulit diawasi, khususnya yang berada di tengah-tengah pemukiman warga.

Bupati karimun, Dandim, Kepala Dinas Perdagangan Karimun dan Kepala serta staf SKP Kelas II TB Karimun

Harus kita akui, keterbatasan jumlah personel karantina mempengaruhi pengawasan di pelabuhan rakyat. Maka dari itu, dibutuhkan kerjasama dengan instansi terkait," ungkap Priyadi.

"Patroli bersama juga kita gencarkan sebagai upaya preventif pelanggaran karantina, sekaligus kita sosialisasikan kepada mereka agar lapor karantina saat melalulintaskan komoditas pertanian," imbuhnya.

Mari bersama melindungi negeri dari ancaman penyakit hewan dan tumbuhan agar sumber daya alam Indonesia tetap lestari.

Suasana di Rumah Dinas Bupati

VIDEO KARANTINA

AGENDA KEGIATAN