Selamat datang di website Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun       Bersama Anda Melindungi Negeri       Tidak Menerima Gratifikasi Baik Berupa Uang, Parcel Dan Bentuk Lainnya   

Perketat Pengawasan Komoditas ilegal, SKP kelas II TB Karimun Temui syahbandar Pulau Kundur

foto bersama kepala Kesyahbanadaraan Tanjung Batu

Karimun (21/09)Pulau Kundur merupakan pulau terbesar yang ada di Kabupaten Karimun dengan luas 1800 Km2, besaranya dua kali lipat dari Pulau Karimun Sendiri. Pulau Kundur yang terkenal sebagai penghasil buah Durian dan juga merupakan icon pertanian dan perkebunan di Kabupaten Karimun di bagi menjadi tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Kundur, Kecamatan Kundur Barat dan Kecamatan Kundur Utara.

Hasil pertanian dan perkebuanan yang dihasilkan di Pulau Kundur antara lain karet, gambir, kelapa sawit, nanas, durian, pisang, rambutan, telur ayam, daging babi dan lain sebagainya yang berhasil menembus pasar domestik hingga internasional.

Begitu kaya dan luasnya pulau ini, mengakibatkan lalulintas komoditas pertaniannya semakin meningkat, bahkan tak jarang mereka melakukan aktivitas bongkar muat di pelabuhan yang tidak resmi. Saat ini, di Pulau Kundur hanya memiliki satu wilayah kerja SKP Kelas II TB Karimun, yakni Pelabuhan Tanjung Batu, namun frekuensi lalulintas perdagangannya sangat tinggi. Tetapi karena jaraknya yang berjauhan dan sumber daya manusianya yang kurang memadai, maka pengawasannya menjadi kurang maksimal sehingga sering terjadi penyelundupan ilegal.

Foto bersama Penanggung Jawab kantor Kesyahbanadaraan pos Selat Belia

Kamis(20/09), Kepala SKP Kelas II TB Karimun bersama tim berkunjung ke Kesyahbandaran Tanjung Batu, Selat Belia dan Tanjung Berlian untuk melakukan koordinasi tentang masalah pengawasan lalulintas MP HPHK dan OPTK di Pulau Kundur.

Kami berencana mengadakan Patroli laut gabungan Karantina Pertanian, TNI-AL, kepolisian dan syahbandar di beberapa pelabuhan tikus yang diduga sebagai tempat masuknya komoditas illegal, "Kata Priyadi, Kepala Karantina Karimun".

Foto bersama Penanggung Jawab kantor Kesyahbanadaraan pos Urung

Kami juga berencana Karantina Pertanian menambah wilayah kerja baru yaitu di Pelabuhan Tanjung Maqom, Selat Belia dan di Pelabuhan Tanjung Berlian, Urung untuk lebih mendekatkan pelayanan sertifikasi karantina"Kata Priyadi, Kepala Karantina Karimun".

Terhadap usulan tersebut pihak syahbandar Tanjung batu menyambut baik rencana tersebut dan akan mendukung penuh termasuk memimjamkan Kapal patroli untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

Diharapkan dengan adanya kegiatan patroli yang intensif dan penambahan wilayah kerja dapat mengendalikan impor komoditas illegal dari luar negeri serta mempermudah pengguna jasa dalam menikmati pelayanan prima karantina

#KarantinaKarimun #LaporKarantina

VIDEO KARANTINA

AGENDA KEGIATAN